Tuesday, August 17, 2010

It Was Priceless

Halo,
6 bulan itu pelajaran dan pengalaman hidup sekali. Tidak sepenuhnya menyebalkan dari semua yang ada di kamu, contohnya orang tuamu. Aku dapat perhatian seorang ibu dari ibumu setelah lama tidak merasakan itu secara langsung. Jarak puluhan kilometer kutempuh dengan begitu seringnya demi mencapai rumahmu, demi memenuhi haus di dahagaku akan candaan-candaan ringan oleh orangtuamu yang sungguh aku menikmatinya.

Aku bohong ketika aku bilang "aku pengen kamu jadi lebih baik demi kamu sendiri dan orang sekitarmu". Semua itu alasanku untuk membuat hubungan itu menemui kesulitan, kesulitan yang direka dan sarat akan kegagalan yang berhasil.

Cuma di ketikan ini aku berani meminta maaf, sungguh aku pengecut yang handal. Baik buruknya, sungguh pengalaman berharga.

Di Bulan Suci Penuh Kepekaan Ini . . .

. . . Saya memutuskan untuk menjadikan blog ini sebagai tempat sampah untuk si kepala dan si hati.

Ramadhan, penuh dengan keluhan, dari luar maupun dalam.

Ini yang namanya coba-coba berhadiah, bulan penuh cobaan yang kalau berhasil menjalani cobaan pasti dapat hadiah.

Jadi inilah bentuk mengatasi cobaan ala saya, curhat, gosip, bisa dialihkan jadi sesuatu, at least, tulisan yang jarang orang tahu.

Maaf karena saya "ember", tidak bisa menyimpan segala sesuatu sendiri kecuali rasa sakit di tubuh.

Monday, August 16, 2010

Jelas Bukan Kalimat Pemimpin

Lucu,
Saya selalu memiliki khayalan
Berusaha menyesuaikan dengan realita dan logika
Sedikit sekali yang menuju pencapaian
Tanpa banyak usaha hanya doa belaka

Bah,
Saya ini sedang sinis
Penuh protes ini dan itu
Jangan merasa simpati itu akan saya kais
Karena cairan dari mata pun tidak akan jatuh